| DIUSIR: Oktovianus Maniani diusir wasit karena terkena kartu merah saat laga Sriwijaya FC melawan Persisam. Foto: YUDY DHARMAWAN/SAPOS SAMARINDA – Fantastik, kalimat itu pantas disematkan kepada Pasukan Pesut Mahakam-julukan Persisam Putra Samarinda. Sempat terseok-seok di beberapa pertandingan terakhir, tim kebanggaan warga Samarinda, Minggu malam (16/1), tampil trengginas menggulung Sriwijaya FC (SFC) dengan skor 4–1 di Stadion Segiri. Kemenangan itu membuat Persisam mulai beranjak ke papan tengah. Adalah Ahmad Sembiring yang membuka kran gol di menit ke-23, kemudian digandakan Julio Lopez menit 26’ dan 91’, serta ditambah Ronald Fagundez menit 82’. Pelatih Persisam Hendri Susilo mengatakan, awalnya sempat keder melihat sederet pemain bintang yang dimiliki Siwijaya FC. Pasalnya tim berjuluk Laskar Wong Kito tersebut tampil full team, di antaranya Firman Utina, M Ridwan, Arief Suyono, Okto Maniani, juga Ferry Rotinsulu, yang merupakan penggawa timnas Indonesia. Apalagi kepercayaan diri pemain SFC juga meningkat pasca kemenangan yang diraih mereka kala melumat Persib Bandung 1 – 4. “Sebenarnya saya takut melawan SFC, tapi saya sangat bersyukur anak-anak tampil luar biasa,” terangnya. Di samping itu, lanjut dia, sepanjang libur panjang, anak asuhnya tergolong kurang melakukan pertandingan uji coba. Selama 1,5 bulan, tercatat Persisam hanya menjalani 3 pertandingan uji coba, yakni melawan Bontang FC dan Persisam U-21, bahkan saking kurangnya latih tanding, Akbar Rasyid cs harus melakoni 2 kali uji coba yang sama melawan juniornya. “Seperti teman-teman tahu kita kurang uji coba, Tapi yang jelas kita bisa memenangkan pertandingan dan anak-anak tampil percaya diri,” tuturnya. Di lapangan, tekad pasukan Hendri Susilo memang begitu tinggi. Serangan yang dibangun tim lawan seakan tak mampu menembus pertahanan yang digalang M Robby serta Joel Tsimi. Bahkan kiper Persisam Wawan Hendrawan jarang mendapati bola-bola yang mengarah ke gawang. Sebaliknya lewat alur serangan rapi, Persisam unggul di menit 23 lewat kemelut di depan gawang Ferry Rotinsulu, Ahmad Sembiring membuka pesta gol. Tak sampai di situ, 3 menit berselang J-Lo-sapaan Julio Lopez kembali menggandakan gol timnya lewat bola rebound tendangan bebas Pavel Solomin. Masuk di babak kedua, Okto yang di babak pertama dicadangkan pelatih SFC Ivan Kolev dimasukkan bersamaan dengan Budi Sudarsono. Dari skema tersebut nampaknya Kolev ingin menambah daya gedor. Namun di lapangan kenyataan berbalik 90 derajat, Okto yang digadang-gadang menjadi senjata malah melakukan tindakan tak sportif menanduk wasit Oki Dwi Putra, atas perbuatannya pemain timnas tersebut diganjar kartu merah di menit 52. Kehilangan satu pemain, Sriwjaya lantas kedodoran, Persisam kembali melesakkan dua gol lewat Ronald Fagundez (83) dan kembali J-lo (91). Tim tamu yang notabene tertinggal 4 gol ternyata mmapu menceploskan gol hiburan lewat Supardi menit 93. sumber : http://www.jpnn.com |
Senin, 17 Januari 2011
Persisam Kubur Sriwijaya FC
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar
Tuliskan Komentar Disini..